JANJI AKAN DITRANSFER, HINGGA LIMA BULAN TAK ADA KABAR: DI MANA TANGGUNG JAWAB RETNO MAKARAMA?  

  • Share

PARIGI MOUTONG, SULAWESI TENGAH — Kepercayaan adalah modal utama dalam hubungan antarmanusia. Namun, hal itu seolah diabaikan oleh Retno Makarama, warga yang beralamat di Jalan Trans Sulawesi, Desa Sidowan Selatan, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.

 

Berdasarkan bukti rekaman pembicaraan yang diperoleh, Retno Makarama sempat menyampaikan janji tegas kepada rekannya, Ali, bahwa ia akan segera mentransfer uang senilai Rp2.000.000. Namun, janji yang diucapkan itu nyatanya hanya tinggal kata-kata belaka.

 

Hingga berita ini dimuat, waktu telah berlalu lebih dari empat bulan dan mendekati lima bulan. Tidak ada upaya nyata, tidak ada penjelasan yang jelas, bahkan komunikasi pun terputus total. Uang yang dijanjikan dikembalikan itu seolah “raib” tanpa kejelasan, bersamaan dengan hilangnya kabar dari Retno Makarama.

 

Ali menyampaikan kekecewaannya:

 

“Awalnya saya percaya pada janjinya. Dia bilang akan segera ditransfer, saya tunggu dengan sabar. Tapi hari berganti minggu, minggu berganti bulan, hingga hampir lima bulan ini, tidak ada kabar, tidak ada niat baik untuk menyelesaikan. Saya hanya meminta apa yang menjadi hak saya dikembalikan dengan cara yang terhormat.”

 

Panggilan Kesadaran: Janji Harus Dipegang

 

Berita ini disusun dan disebarkan bukan untuk menjatuhkan nama baik seseorang, melainkan sebagai bentuk panggilan kesadaran sosial. Setiap perjanjian, baik tertulis maupun lisan, memiliki nilai moral yang wajib dijunjung tinggi. Menepati janji adalah cerminan dari pribadi yang bertanggung jawab.

 

Publik berhak mengetahui peristiwa ini agar menjadi pelajaran bersama: bahwa kepercayaan yang sudah diberikan tidak boleh diingkari begitu saja. Retno Makarama diharapkan segera menyadari kewajibannya, menghubungi pihak yang bersangkutan, dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan sebelum berujung pada jalur hukum yang lebih panjang.

 

Karena pada akhirnya, nama baik dan kepercayaan masyarakat jauh lebih berharga daripada jumlah uang berapa pun.

 

 

 

Rilis berita ini disusun berdasarkan keterangan pihak yang bersangkutan dan bukti rekaman pembicaraan yang ada. Penulisan dilakukan secara objektif, memuat fakta apa adanya, dan tidak bermaksud memberikan tuduhan hukum secara mutlak.

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *