Banyuasin – Semangat persaudaraan yang menjadi ajaran utama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali diwujudkan secara nyata oleh PSHT Ranting Kecamatan Muara Padang, Cabang Banyuasin.
Kegiatan tali asih dilaksanakan di kediaman Putri Ayuningsih Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Padang, sebagai bentuk kepedulian kepada salah satu anggota yang baru saja menjalani operasi kista dan usus buntu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Ranting PSHT Muara Padang, Susilo, didampingi para sesepuh serta warga PSHT. Kehadiran rombongan tidak sekadar kunjungan biasa, melainkan menjadi simbol kuat bahwa persaudaraan di PSHT hidup dan dirasakan hingga dalam kondisi sulit sekalipun.
Dalam suasana penuh kehangatan, Susilo menyampaikan pesan kepada seluruh warga PSHT yang telah diwisuda agar terus mengamalkan nilai asah, asih, dan asuh di manapun berada. Menurutnya, makna persaudaraan di PSHT tidak berhenti saat latihan di gelanggang, tetapi harus terpatri dalam perilaku sehari-hari.
“Persaudaraan di PSHT adalah persaudaraan yang kekal dan abadi. Kita tidak hanya diajarkan bela diri, tetapi juga diajarkan untuk saling peduli, saling menjaga, dan saling membantu ketika saudara kita membutuhkan,” ungkap Susilo di hadapan anggota yang hadir.
Para sesepuh PSHT turut menegaskan bahwa setiap proses latihan yang dijalani anggota sesungguhnya adalah pembentukan karakter. Ketangkasan fisik berjalan beriringan dengan pembentukan jiwa sosial, empati, serta rasa tanggung jawab terhadap sesama anggota dan lingkungan masyarakat.

Mereka berharap nilai-nilai luhur ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya, sehingga PSHT tidak hanya dikenal sebagai organisasi pencak silat, tetapi juga sebagai organisasi yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Selain memberikan dukungan moril kepada Putri dan keluarga, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan komitmen seluruh warga PSHT Muara Padang untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Anggota diimbau agar senantiasa membawa nama baik organisasi, bangsa, dan negara dalam setiap tindakan.

Kegiatan tali asih ini menjadi cerminan bahwa PSHT Ranting Muara Padang benar-benar mengutamakan persaudaraan dalam arti yang sesungguhnya. Nilai yang diajarkan dalam latihan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata di tengah kehidupan anggota.
Dengan semangat persaudaraan yang terus dijaga, PSHT Muara Padang berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang besar, peduli terhadap sesama, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.
Red












