Dipicu Tekanan Ekonomi, Rumah Tangga Berujung Maut di Sako Palembang

  • Share

Palembang-Tekanan ekonomi berubah jadi tragedi. Pertengkaran rumah tangga di Sako, Palembang, berakhir maut setelah seorang suami nekat mencekik istrinya hingga tewas. Polisi masih mendalami motif dan proses hukum terus berlanjut.

 

Tekanan ekonomi yang berlarut-larut diduga menjadi bara api dalam sekam yang akhirnya memicu tragedi rumah tangga.

 

Seorang suami berinisial Rangga Saputra Isnendi (33) nekat menghabisi nyawa istrinya, Sri Wahyu Ningsih, di rumah kontrakan mereka yang berlokasi di Kompleks Karya Mandiri V, Jalan Lebak Murni, Kelurahan Sako Baru, Kecamatan Sako, Rabu (21/1) sekitar pukul 15.00 WIB

 

Peristiwa memilukan itu bermula dari pertengkaran pasangan suami istri yang sudah menikah selama tujuh tahun tersebut.

 

Cekcok yang dipicu persoalan ekonomi kian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan. Pertengkaran verbal berubah menjadi pemukulan, lalu berakhir pada pencekikan yang merenggut nyawa korban.

 

Kapolsek Sako, Kompol Makmun Nartawinata, menjelaskan bahwa emosi pelaku memuncak saat pertengkaran berlangsung. “Awalnya cekcok mulut biasa terkait ekonomi.

 

Namun situasi makin panas ketika korban memukul pelaku. Di saat itulah pelaku gelap mata dan mencekik istrinya hingga meninggal dunia,” ungkap Makmun kepada awak media, Rabu petang.

 

Menurut keterangan saksi, pasangan ini diketahui kerap terlibat pertengkaran. Mereka baru menempati rumah kontrakan tersebut sekitar delapan bulan terakhir.

 

Ketegangan yang berulang diduga memperparah kondisi psikologis pelaku hingga berujung pada tindakan fatal.

 

Ironisnya, setelah kejadian itu, pelaku sempat menghubungi mertuanya—orang tua korban—dan mengakui perbuatannya.

 

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

 

“Ketika anggota tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan pengakuan pelaku, korban tewas akibat dicekik,” ujar Makmun.

 

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang guna dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *