Satpol Airud Polres Banyuasin Lakukan Pencarian Korban Hanyut, Warga Diminta Berhati- Hati Melaut

  • Share

BANYUASIN – Warga Desa Sel Taro gempar dengan hilangnya seorang nelayan bernama Rella (48) yang merupakan warga Desa Sel Taro Banyuasin. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (20/4) jam 16.15 WIB.

 

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino SIK MSi, melalui Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar SH mengatakan, berdasarkan laporan tertulis dari Kasat Polairud Polres Banyuasin menjelaskan, Pada senin tanggal 20 April 2026 sekira pukul 08.00 WIB, korban berangkat ke laut untuk buat bagan.

 

Lanjut Kasi Humas Iptu Abu Bakar, korban berangkat sendiri dengan menggunakan sarana ketek , pada saat lagi buat bagan tiba- tiba datang angin kencang dan ketek korban hanyut, korban berusaha mengambil keteknya yang hanyut di bawa angin kencang dan terbawa arus

 

“Namun naas di almi korban ia tidak berhasil mengambil keteknya. Saat ini korban masih belum ditemukan, informasi dari warga Muara Upang Air Salek Banyuasin ketek korban ditemukan oleh warga Muara Upang dan diamankan warga,” jelas Iptu Abu Bakar.

 

Atas peristiwa ini petugas kepolisian telah mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, melaporkan Pimpinan dan

melakukan SAR dan telah melakukan koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait lainnya.

 

“Untuk Koordinat TKP belum dapat dipastikan apakah masuk Banyuasin atau masuk OKi. Satpolair Polres Banyuasin tetap melaksanakan SAR bersama Basarnas. Sudah berkoordinasi dengan basarnas tim basarnas berangkat siang hari ini dari palembang menu Lokasi terdekat TKP,” jelasnya.

 

Menurut Abu Bakar, perjalanan dari Palembang ke Pangkalan sandar Polairud Polres Banyuasin jalur air mengunakan Speed Boat Lebih kurang 4 jam dan tidak bisa ditempuh jalur darat., jarak tempuh dari Pangkalan sandar Polairud Polres Banyuasin ke TKP lebih Kurang 3 Jam

 

Kasat Polairud Polres Banyuasin bersama anggota berangkat dari Palembang menuju pangkalan sandar dan TKP kearah Kuala Sujian / Pangkalan Sandar. Sarana dan prasarana SAR menggunakan milik Basarnas.

 

“Pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat setempat guna memaksimalkan upaya pencarian, serta mengimbau masyarakat nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut dan segera melapor apabila terjadi keadaan darurat,” tutupnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *